Penggunaan bros untuk jilbab secara fashion adalah meletakkan
satu titik alternatif dari sebuah kesan visual tampilan secara utuh. Titik hias
alternatif yang ditampilkan bros bisa menunjukkan kesan bermacam-macam sesuai
keinginan. Dalam mode kasual misalnya, bros bisa menampilkan kesan kasual lebih
kuat dengan pilihan bros yang santai, warna-warni, gembira, dan bukan bros
logam yang berwarna gold mengkilat.
Pilihan bros saat ini sangatlah banyak, mulai dari bros berat
berbahan logam, bros manik-manik, bros plastik, bros kain dan lain-lain. Tidak
ada kekhususan antara jilbab dan bros, sahabat bisa memilih bros apa saja untuk
dipakai. Agar tidak salah dalam memadukan jilbab dan bros, ada beberapa tips
menarik cara memadukan jilbab, pakaian, suasana, dan bros yang akan dipakai. (baca juga: grosir kaligrafi termurah)
Berikut ini ada beberapa tips yang bisa dicoba untuk berkreasi
dengan bros :
1.
Pilihan bros untuk acara santai tentu saja bros dengan warna
ceria dan cenderung menunjukkan kesan fun dan gembira. Makup tidak perlu
terlalu menor agar tampilan seimbang dan bros mendapatkan porsi untuk
ditampilkan.
2.
Pada acara formal, maka gaya dan desain tampilan tentu mengarah
kepada formal dan mewah. Karena umumnya sahabat melakukan makeup berat pada
wajah maka sebaiknya memilih bros warna netral. Bros logam juga bisa dipakai
karena bisa menunjukkan sisi formal dan mewah.
3.
Bros dapat memberi kesan lebih kuat jika dipadukan dengan jilbab
satu warna dan serasi dengan baju. Untuk jilbab yang warna-warni dengan motif
semarak, akan menenggelamkan bros. Bisa jadi bros malah memperberat pandangan
dan terlihat over. Bros bisa memberi kesan refresh pada penggunaan jilbab
bermotif warna netral. Pilihlan bros yang sewarna dengan warna baju. Kalau
Warna baju sama dengan warna dasar jilbab, sebaiknya memilih bros yang warna
lain yang lebih terang atau pilih bros warna serumpun.
4.
Bros bisa tenggelam dan tidak memberi makna apa-apa kalau
sewarna dengan warna jilbab. Sahabat bisa memilih dua alternatif, memberi kesan
fresh dengan warna yang berbeda, atau memberi kesan serasi dengan pilihan bros
warna serumpun (baca kombinasi warna serumpun dalam tips memadukan jilbab
dengan pakaian).
5.
Bros juga menentukan keseimbangan lho! Kalau hijabers berwajah
lebar, brosnya jangan terlalu kecil karena secara visual tampilan bros seperti
tidak nampak. Untuk wajah mungil, tentu saja jangan memilih bros yang terlalu
besar, bisa jadi si dia malah melirik brosnya bukan mukanya, ehm.
6.
Agar tampilan tidak terkesan berat dan hard dressed pilihlah
bros dengan bijak, tidak perlu menampilkan dua atau tiga sekaligus bros besar,
pasang satu saja bros besar. Bagian ini terkesan klise, mengapa harus
diingatkan. Tapi jangan salah, masih banyak jilbabers yang tampil tidak
seimbang dan terasa berat hanya karena terlalu banyak bros yang dipakai,
besar-besar lagi.
7.
Rawatlah bros dengan baik untuk menjaga warna agar tidak pudar.
Bisa dibantu dengan memasukkan plastik secara terpisah. Inipun bisa memudahkan
saat ingin memilih bros yang akan dipakai. Helm juga perlu diperhatikan, jangan
sampai kepala atau bahu menjadi ngilu karena tergencet bros. Pakai saja setelah
melepas helm.
Sumber:
http://www.kreswanti.com/